GROBOGAN — Tim Penelitian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro yang dipimpin oleh Prof.dr. Martha Irene Kartasurya, MSc, PhD melaksanakan kegiatan Pendampingan Deteksi Dini Pencegahan Kematian Neonatal melalui Aplikasi, sebagai upaya memperkuat pemantauan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di wilayah tersebut. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan dr. Djatmiko, M.A.P. yang dalam sambutannya berharap agar teknologi ini dapat memperkuat sistem pemantauan risiko di lapangan, meningkatkan mutu pelayanan neonatal, serta mendorong penggunaan data real-time dalam pengambilan kebijakan. Pendampingan difokuskan pada peningkatan kemampuan tenaga kesehatan dalam memanfaatkan aplikasi deteksi dini, yang dirancang untuk mengidentifikasi faktor risiko baik pada ibu hamil. Melalui aplikasi ini, tenaga kesehatan dapat melakukan pencatatan terstruktur, pemantauan risiko, serta menentukan langkah penanganan dan rujukan secara lebih cepat dan tepat.

Tenaga kesehatan yang di wakilkan oleh Bidan dan Dokter di setiap Puskesmas di wilayah Kabupaten Grobogan mendapatkan pelatihan langsung mengenai alur penggunaan aplikasi, termasuk penginputan data, pembacaan skor risiko, simulasi kasus, hingga langkah tindak lanjut. Kegiatan berlangsung interaktif dengan pendampingan teknis yang intensif. Pada kesempatan tersebut, hadir pula narasumber dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Dr.dr. Julian Dewantiningrum, SpOG, yang memberikan materi terkait pentingnya deteksi dini dan pemanfaatan teknologi dalam pencegahan kematian neonatal. Melalui kegiatan pendampingan ini, tenaga kesehatan di Grobogan diharapkan semakin terampil dalam menerapkan deteksi dini berbasis digital, sehingga angka kematian neonatal dapat ditekan secara signifikan. Tim Peneliti FKM UNDIP berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan dan optimalisasi teknologi kesehatan untuk meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.
