GROBOGAN — Tim Penelitian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro yang dipimpin oleh Prof.dr. Martha Irene Kartasurya, MSc, PhD menggelar kegiatan Diseminasi dan Umpan Balik Rancangan Penerapan Model Pencegahan Kematian Neonatal, pada Rabu, 10 Desember 2025 bertempat di Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan langkah Tim Penelitian FKM UNDIP dalam upaya menurunkan angka kematian neonatal dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan dr. Djatmiko, M.A.P. yang dalam sambutannya menegaskan sangat fokus menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) dengan berbagai program. Kegiatan ini mengadirkan narasumber dari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yaitu Dr.dr. Julian Dewantiningrum, SpOG, Subsp. KFm dan dr.Adhie Nur Radityo, SpA(K).  Dalam kegiatan ini, tim penyusun memaparkan rancangan model yang diekembangkan sebagai alat bantu bagi pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi kelompok serta area berisiko tinggi, sehingga intervensi yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran. Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap ini difokuskan pada sosialisasi hasil penelitian dan umpan balik Model Pencegahan Kematian Neonatal kepada pemangku kepentingan terkait di Kabupaten Grobogan,

Peserta yang terdiri dari perwakilan Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Obgyn, Direktur Rumah Sakir, Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan aktif memberikan masukan dan umpan balik. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya perhatian terhadap upaya percepatan penurunan kematian bayi di Kabupaten Grobogan. Melalui kegiatan diseminasi ini, Tim Peneliti FKM UNDIP berharap mendaptkan umpan balik dari pemangku kepentingan dalam persiapan penerapan Model Pencegahan Kematian Neonatal. Kegiatan bisa berlanjut hingga penerapan Model Pencegahan pada fasislitas pelayanan kesehatan dan memberikan rekomendasi strategi intervensi berbasis data yang tepat sasaran dalam upaya penurunan angka kematian neonatal di Kabupaten Grobogan. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk mendukung penerapan model pencegahan kematian neonatal secara berkelanjutan di Kabupaten Grobogan.